GDP Adalah? Arti Apa itu GDP dan GDP Indonesia Per Capita 2020

Arti GDP – Jika membahas tentang perekonomian negara maka tidak akan bisa lepas dari Gross Domestic Product (Produk Domestik Bruto) yang menjadi tolak ukur perkembangan perekonomian di suatu negara. Lalu, apakah Anda tahu apa itu GDP dan bagaimana menghitungnya? Pertama yang harus diketahui adalah pengertian dari Gross Domestic Product (Produk Domestik bruto). GDP adalah jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan di dalam wilayah suatu negara dalam satu tahun.

Pengertian GDP dan Komponen Penyusunnya

GDP adalah

Ketika terjadi penurunan nilai mata uang rupiah, GDP adalah hal pertama yang diklaim sebagai penyebabnya. Apa itu GDP sebenarnya dan bagaimana bisa mempengaruhi nilai tukar rupiah? Gross Domestic Product (produk domestik bruto) ini  adalah jumlah produk yang diproduksi di Indonesia. Indonesia GDP bukan hanya tentang berapa jumlah produk yang dihasilkan di Indonesia namun juga harga produk tersebut yang berlaku di pasar.

Penghitungan rumus GDP atau cara menghitung GDP sendiri didasarkan pada 4 komponen utama, yaitu konsumsi, investasi, pembelian pemerintah dan ekspor impor pada jumlah bersih. Keempat komponen inilah yang akan menentukan besarnya Indonesia GDP yang nantinya juga berpengaruh pada nilai tukar rupiah. Karena GDP adalah faktor yang menentukan nilai tukar rupiah, maka penghitungan produk domestik bruto ini juga penting dilakukan.

GDP di Indonesia

Gross Domestic Product selalu dianggap menjadi indikator atau faktor penentu standar kehidupan di suatu negara. Maka dari itu diperlukan penghitungan GDP per capita. Penghitungan GDP Indonesia dilakukan setiap tahun dan selalu mengalami perubahan. Jumlah GDP di Indonesia di tahun 2016 kurang lebih 3.604 per kapita dan pada tahun 2018 kembali mengalami penurunan menjadi 3.788 per kapita setelah tahun 2017 mengalami peningkatan hingga 3.875 per kapita.

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia terus meningkat seiring dengan 4 komponen di atas yang terus ditingkatkan. Karena GDP adalah standar yang menjadi tolak ukur pertumbuhan ekonomi, maka 4 komponen yang terus ditingkatkan juga mendorong tumbuhnya ekonomi di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari GDP Indonesia 2019 yang meningkat dibandingkan tahun 2018. Investasi yang terus meningkat kemudian juga meningkatkan GDP per capita di Indonesia pada tahun 2019.

Dengan pertumbuhan investasi yang cukup masive diikuti transaksi yang berjalan, GDP Indonesia 2019 diharapkan bisa meningkat pada angka 3.970 per capita. Bagaimana angka GDP Indonesia ini didapat? Ada rumus atau cara menghitung dari GDP tersendiri untuk mengetahui berapa banyak produk domestik bruto di suatu negara tersebut.

Cara Menghitung GDP

Cara menghitung GDP bisa dirumuskan dengan : Y = C+I+G+(X-M), dimana Y adalah produk domestik bruto itu sendiri, C adalah konsumsi, I adalah Investasi, G pengeluaran pemerintah dan X serta M adalah ekspor impor. Dengan penghitungan ini bisa diperkirakan GDP Indonesia akan meningkat apabila investasi juga meningkat. Namun jika bunga meninggi dan investor lebih tertarik pada deposito maka GDP justru akan menurun sama seperti yang terjadi di Indonesia.

Baca juga : Pengertian Ekuitas

Itulah tadi penjelasan lengkap tentang pengertian GDP, cara menghitung dan nilai GDP di Indonesia. Berdasarkan pengertian GDP dan faktor yang mempengaruhinya seperti yang dijelaskan di atas, GDP adalah standar yang digunakan untuk mengukur perkembangan ekonomi di suatu negara, standar itu tentu tidak bisa berdiri sendiri karena standar itu ditentukan berdasarkan 4 komponen yang harus dipertimbangkan dalam menghitung jumlah produk domestik bruto di suatu negara.