Kalimat Efektif : Pengertian, Ciri, Contoh Kalimat Efektif dan Tidak Efektif

Kalimat Efektif – Membuat sebuah kalimat mungkin bukanlah sesuatu yang rumit bagi teman teman, apalagi yang memiliki hobi menulis. Tentunya teman teman harus memperhatikan setiap kalimat yang perlu ditulis. Apasih tujuannya? agar kalimat yang ditulis tidak berbelit belit dan mudah dipahami pembaca, itupun juga termasuk dalam kalimat efektif.

Di materi dalam pembelajaran bahasa indonesia  sendiri, mungkin oleh guru teman teman telah diterangkan bagaimana cara membuat kalimat efektif yang baik. Pada dasarnya, sebuah kalimat dapat dibentukoleh klausa yang terdiri atas subjek dan predikat dengan penambahan objek, perlengkap, maupun keterangan yang di akhiri dengan tanda baca titik (.), tanya (?), seru (!).

Jika penambahan tanda baca tersebut tidak tepat maka dapat membuat kalimat tidak efektif loo teman teman. Kali ini mari kita bahas mengenai pengertian kalimat efektif, ciri ciri kalimat efektif, syarat kalimat efektif,  contoh kalimat efektif dan tidak efektif.

Pengertian Kalimat Efektif

kalimat efektif

  • Kalimat efekif adalah kalimat yang disusun berdasarkan kaidah-kaidah yang berlaku, seperti unsur-unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek atau predikat);memperhatikan ejaan yang di sempurnakan; serta cara memilih kata (diksi) yang tepat dalam kalimat. Kalimat yang memenuhi kaidah-kaidah tersebut jelas akan mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar. (sumber: wikipedia)
  • Menurut js badudu kalimat efektif adalah  kalimat yang baik karena apa yang diperkirakan atau dirasakan oleh si pembaca ( si penulis dalam bahasa tulis ) dapat di terima dan dipahami oleh pendengar (pembaca dalam bahasa inonesia) sama benar dengan apa yang dipikirkan atau dirasakan oleh si penutur atau si penulis.
  • Menurut badudu (1989:36) berpendapat bahwa sebuah kalimat dapat efektif apabila mencapai sasaran dengan baik sebagai alat komunikasi.
  • Menurut parera (1984:42) mendefinisikan bahwa kalimat efektif adalah bentuk kalimat yang secara sadar, disengaja, dan disusun untuk mencapai intonasi yang tepat dan baik seperti yang ada dalam pikiran pembaca atau penulis.
  • Menurut putrayasa (2007:66) bahwa kalimat efektif adalah kalimat yang mampu menyampaikan informasi secara sempurna karena memenuhi syarat syarat pembentuk kalimat efektif tersebut.

Ya itulah beberapa  pengertian kalimat efektif menurut para ahli yang mungkin dapat dijadikan sebagai rujukan untuk mencari kesimpulan dari pengertian kalimat efektif yang berbeda beda.

Ciri Ciri Kalimat Efektif

Berikut adalah beberapa ciri ciri kalimat efektif  yang telah kami kumpulkan, di antaranya :

  1. Memakai diksi yang tepat
  2. Mempunyai unsur pokok atau penting, minimal subjek predikat (SP)
  3. Taat kepada tata aturan ejaan yang disempurnakan (EYD) yang berlaku
  4. Melakukan penekanan ide pokok
  5. Mengacu kepada penghematan penggunaan kata
  6. Memakai kesejajaran bentuk bahasa yang dipakai
  7. Memakai variasi struktur kalimat
  8. Memakai kesepadanan antara struktur bahasa dan jalan pikiran yang logis dan sistematis
  9. Mewujudkan koherasi yang baik dan kompak
  10. Memperhatikan pararelisme
  11. Merupakan komunikasi yang berharkat
  12. Diwarnai kehematan
  13. Didasarkan pada pilihan kata yang baik

Syarat Kalimat Efektif

Ada 6 syarat kalimat efektif atau prinsip yang harus terpenuhi agar bisa tertulis kalimat yang efektif, apa sajakah itu ? mari cek di bawah ini:

  1. Menurut Amran Tasai dan Arifin, kesatuan adalah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang digunakan. Kesatuan gagasan kalimat ini diperlihatkan oleh kesepadanan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik.

Ciri Ciri Kalimat Efektif yang kesatuan:

  • Adanya subjek dan predikat yang jelas.

Hindari menggunakan kata depan (di, ke, sebagai, dll) sebelum subjek

Contoh kalimat kesatuan:

Di rumah adat para petua mendiskusikan masalah kejahatan yang terjadi. (salah)

Para petua adat mendiskusikan masalah kejahatan yang terjadi di rumah adat. (benar)

  • Tidak terdapat subjek ganda

Misalnya:

Pembangunan jalan itu kami di bantu oleh warga desa. (salah)

Dalam membangun jalan itu, kami dibantu oleh warga desa. (benar)

  • Tidak menggunakan kata penghubung intrakalimat dalam kalimat tunggal

Misalnya:

Kami datang agak terlambat. Sehingga kami tidak dapat mengikuti acara pertama (salah)

Kami datang agak terlambat. Oleh karena itu, kami tidak dapat mengikuti acara pertama. (benar)

  • Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yang

Misalnya:

Bahasa indonesia yang berasal dari bahasa melayu. (salah)

Bahasa indonesia berasal dari bahasa melayu. (benar)

  1. Kehematan

Menurut finoza, kehematan adalah usaha menghindari pemakaian kata yang tidak perlu. Hemat disini berarti tidak menggunakan kata kata yang mubazir, tidak menjamakkan kata yang sudah berbentuk jamak, dan tidak mengulang subjek. Dengan menghemat kata, kalimat menjadi padat dan berisi.

Contoh kalimat kehematan:

Karena ia tidak diundang, dia tidak datang ke pesta itu. (salah)

Karena tidak diundang, dia tidak datang ke pesta itu. (benar)

Para tamu tamu (salah)

Para  tamu/ tamu-tamu. (benar)

  1. Kepararelan

Menurut Amran Tasai dan Arifin, kepararelan merupakan kesamaan bentuk yang digunakan dalam kalimat itu.

Maksudnya  yaitu jika pada kata pertama berbentuk verba, maka kata kedua juga harus berbentuk verba.

Contoh kalimat kepararelan

sang tutor menjelaskan, memaparkan, dan penerapan sebuah aplikasi pada para prektikan. (salah)

Sang tutor menjelaskan, memaparkan, dan menerapkan sebuah aplikasi pada para praktikan. (benar)

  1. Kelogisan

Menurut  Arifin dan Amran Tasai, kelogisan adalah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.

Contoh kalimat efektif kelogisan:

Waktu dan tempat kami persilahkan. (salah)

Bapak dosen kami persilahkan. (benar)

  1. Kepaduan (koherensi)

Menurut Finoza, koherensi adalah terjadinya hubungan yang padu antara unsur unsur pembentukan kalimat.

Merupakan syarat dari kalimat efektif agar diharapkan nantinya setiap informasi yang diterima tidak terpecah pecah.

Ciri ciri dibawah ini contoh kalimat koherensi yaitu koherensi yang rusak karena tempat kata dalam kalimat tidak sesuai dengan pola kalimat.

Misalnya:

Ikan memakan adik tadi pagi (salah)

Adik memakan ikan tadi pagi (benar)

Selain itu, satu contoh lagi koherensi yang rusak karena menyisipkan sebuah kata seperti daripada atau tentang antara predikat kata kerja dan objek penderita.

Contoh kalimat kepaduan:

Mereka membahas daripada kondisi rakyat. (salah)

Mereka  membahas kondisi rakyat. (benar)

  1. Ketepatan

Menurut Finoza, ketepatan adalah kesesuaian atau kecocokan pemakaian unsur unsur yang membentuk kalimat sehingga tercipta pengertian yang bulat dan pasti

Contoh dari kalimat ketepatan, misalnya dibawah ini tentang kesalahan dalam penggunaan tanda koma:

ibnu lupa bagaimana cara menggambar, mewarnai dan berjahitan. (salah)

ibnu lupa bagaimana cara  menggambar, mewarnai, dan menjahit. (benar)

Contoh Kalimat Efektif dalam Paragraf

Berikut akan disajikan beberapa contoh kalimat efektif dan tidak efektif

yang pertama akan di sajikan terlebih dahulu adalah kalimat tidak efektif dalam paragraf:

saya ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Malang, kebetulan saya kos didaerah Taman Kunang-kunang. Jadi untuk pergi berangkat kuliah tidak perlu menggunakan trasportasi umum seperti angkutan kota. Selain saya, banyak para mahasiswa UM yang tinggal di daerah Taman Kunang-kunang yang jarak tempuhnya dekat, tanpa perlu menggunakan angkutan kota untuk menjangkaunya.

Contoh kalimat yang sudah dibenarkan sehingga menjadi kalimat efektif:

Saya adalah mahasiswa Universitas Negeri Malang. Saya kos di rumah dekat daerah Taman Kunang-kunang. Untuk pergi kuliah, saya tidak perlu menggunakan alat transportasi umum seperti angkutan kota. Selain saya masih banyak mahasiswa UM yang tinggal di daerah sekitaran Taman Kunang-kunang yang jarang menggunakan alat transportasi umum.

Baca juga : Kata Baku dan Tidak Baku

Nah itulah beberapa contoh kalimat efektif yang bisa dugunakan untuk pembelajaran. semoga dari contoh kalimat efektif tersebut dapat memudahkan pembaca dalam memahami materi yang dipelajari, agar dapat membuat kalimat efektif dalam menyusun sebuah sebuah cerita atau mengarang sebuah novel. Semoga artikel tentang kalimat efektif dengan di cantumkan juga beberapa penjelasan dalam contoh kalimat efektif semoga dapat bermanfaat. Terima kasih