Letak Astronomis Indonesia: Dampak, Pengaruh, dan Keuntungannya

Letak Astronomis Indonesia – Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang terletak di bagian atau garis tengah dari belahan dunia. Letak astronomis Indonesia tepatnya adalah 60º LU sampai 11º LS dan 95º BT sampai 141º BT.  Posisi ini memberikan banyak keuntungan dan pengaruh tersendiri bagi baik secara kondisi alam maupun pembagian waktu. Apa sajakah keuntungan dan pengaruh yang ditimbulkan? Atau bahkan dampaknya terhadap Negara Indonesia? Untuk lebih jelasnya, mari simak uraian berikut ini.

Dampak Letak Astronomis Indonesia

Letak Astronomis Indonesia

Letak Indonesia secara astronomis merupakan letak yang paling menguntungkan di belahan bumi. Dengan posisinya yang berada di tengah-tengah bumi, Indonesia menjadi salah satu Negara yang dilewati garis khatulistiwa. Garis khatulistiwa adalah garis khayal yang membagi bumi menjadi dua bagian yaitu bagian utara dan bagian selatan. Hal inilah yang menjadikan letak astronomis Indonesia sangat menguntungkan.

Apa dampak letak astronomis Indonesia yang bisa kita rasakan? Garis khatulistiwa adalah garis yang menjadi titik yang selalu terkena pancaran sinar matahari. Oleh karena itu, Indonesia merupakan Negara yang beriklim tropis. Kawasan tropis memungkinkan wilayah Indonesia selalu terkena pancaran sinar matahari. Dan hal ini merupakan keuntungan letak astronomis Indonesia, Negara kita menjadi Negara yang kaya akan sinar matahari sehingga tumbuhan dapat hidup dengan subur.

Pengaruh Letak Astronomis Indonesia

Pengaruh letak astronomis Indonesia cukup besar terhadap kondisi lingkungan. Dengan letak Indonesia yang secara astronomis yang terletak di tengah bagian bumi, menjadikan kita mengalami dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Namun ada dampak letak astronomis Indonesia yang perlu diwaspadai, tidak jarang kita mengalami musim kemarau yang panjang hingga menyebabkan kekeringan atau bahkan musim hujan dengan curah yang tinggi dan menyebabkan banjir. Hal ini sebenarnya dapat diatasi jika kita semua mampu menjaga dan merawat lingkungan sekitar.

Terlepas dari hal tersebut, letak astronomis Indonesia yang demikian itu, memberikan dampak yang positif bagi kondisi lingkungan alam walau tidak bisa dipungkiri mungkin saja kita menghadapi kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Akan tetapi, curah hujan yang tinggi dan sinar matahari yang cukup melimpah merupakan anugerah. Melihat letak  Indonesia secara astronomis, Indonesia memiliki banyak sekali hutan hujan tropis. Dimana hutan-hutan ini menjadi ekosistem atau tempat hidup flora dan fauna yang tidak bisa ditemui di Negara lain yang beriklim subtropis.

Keuntungan Letak Astronomis Indonesia

Keuntungan letak astronomis Indonesia yaitu adalah bahwa di Negara ini tidak akan pernah mengalami atau menemui kondisi cuaca yang ekstrim, seperti badai salju, angin tornado dan yang lainnya. Hal ini tentu saja menjadi kelebihan tersendiri bagi kelangsungan hidup manusia, flora dan fauna yang ada di dalam Indonesia.

Banyak Negara lain yang sebenarnya iri dengan letak astronomis Indonesia. Tidak bisa dipungkiri bahwa iklim tropis membawa keuntungan yang sangat penting, yaitu dapat tumbuhnya flora seperti rempah-rempah yang tidak bisa ditemui di Negara lain. Itulah sebabnya, sejak jaman dahulu kala, Indonesia menjadi wilayah yang diperebutkan oleh bangsa luar.

Selain beberapa hal diatas, letak Indonesia secara astronomis menyebabkan terjadinya perbedaan waktu. Di Indonesia, ada tiga daerah waktu yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Timur (WIT) dan Waktu Indonesia Tengah (WITA). Setiap bagian waktu memiliki perbedaan sekitar 1 jam.

Itulah tadi beberapa pengaruh letak astronomis Indonesia terhadap iklim, lingkungan dan waktu. Semoga uraian singkat diatas bisa menambah ilmu pengetahuan mengenai letak astronomis Indonesia dan segala yang berkaitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *