Pengertian Akuntansi Beserta Konsep Siklus Akuntansi Lengkap

Siklus Akuntansi – Definisi atau pengertian akuntansi sebenarnya diambil dari kata Accountancy atau Accounting yang artinya Akuntansi adalah suatu proses atau aktivitas dalam mengidentifikasi, menganalisis, mencatat, mengklasifikasi, menyajikan dan mengolah data yang berkaitan dengan transaksi atau keuangan supaya bisa lebih dimengerti sehingga bisa digunakan untuk mengambil keputusan. Sedangkan jika dilihat dari wikipedia, artinya adalah penjabaran, pemberian kepastian dan penjabaran terkait dengan informasi yang akan sangat membantu para investor, manajer, otoritas pajak, serta pembuat keputusan lainnya untuk menyusun alokasi sumber daya di dalam organisasi, lembaga pemerintah dan perusahaan.

Memahami siklus akuntansi dan sejarah perkembangannya. Pengertian akuntansi dijelaskan oleh Suparwoto L (1990) yaitu suatu kemampuan atau sistem yang digunakan untuk mengukur sekaligus mengelola transaksi keuangan. Kegiatan ini juga dapat memberikan hasil pengelolaan dalam bentuk data informasi yang jelas kepada pihak ekstern dan intern perusahaan. Pihak ekstern meliputi kreditur pemerintah, lembaga perpajakan, serikat buruh dan masyarakat umum. Sedangkan pihak intern adalah orang-orang yang masih menjadi bagian dalam perusahaan tersebut.

siklus akuntansi

Warren dkk (2005) berpendapat bahwa akuntansi adalah sistem informasi yang berfungsi untuk menghasilkan laporan akurat kepada pihak-pihak yang mengambil keputusan atau berkepentingan terkait dengan aktivitas ekonomi serta kondisi ekonomi perusahaan. Dalam aktivitas pelaporan, Anda akan menjumpai siklus akuntansi yakni satu periode sebuah pencatatan pembukuan data keuangan. Pencatatan ini dimulai dari data jurnal dan diakhiri dengan laporan keuangan. Siklus ini juga dikenal sebagai kumpulan atau tahapan dalam proses pencatatan serta pemrosesan transaksi dan keuangan di suatu perusahaan.

Perlu Anda ketahui bahwa siklus akuntansi merupakan urutan kegiatan yang digunakan untuk mencatat dan mengidentifikasi transaksi keuangan dalam suatu bisnis. Kegiatan transaksi tersebut akan dirangkum dan dijelaskan secara rinci pada setiap akhir periode pembuatan laporan keuangan. Banyak pula yang mengatakan bahwa siklus ini adalah siklus pembukuan.

Pada dasarnya, akuntansi siklus atau siklus akuntansi ini dibedakan menjadi 3 tahapan. Tahapan pertama adalah proses pencatatan serta penggolongan. Untuk bisa memulai tahapan ini, tentu saja Anda membutuhkan data yang akuntable dan otentik. Oleh sebab itu, tahapan ini mengharuskan para akuntan untuk mencatat semua transaksi keuangan. Pencatatan yang rapi dan detail pastinya akan memudahkan Anda untuk melakukan analisis arus kas perusahaan.

Tahapan pencatatan tersebut biasanya akan diajarkan pada akuntansi dasar. Tahapan kedua adalah peringkasan laporan keuangan. Ringkasan laporan ini dibuat setelah semua data di tahapan pertama tersusun dan tercatat dengan baik. Semakin jelas dan ringkas laporan yang dibuat maka akan semakin mudah pula Anda bisa melakukan analisis data. Tahapan siklus pembukuan atau akuntansi yang ketiga adalah laporan keuangan. Tahapan terakhir ini meliputi laporan neraca, laporan perubahan modal, laporan rugi laba, laporan arus kas, dan laporan tambahan tentang informasi detail keuangan. Dalam ilmu pengantar akuntansi, akan dijelaskan lebih detail terkait dengan penyusunan laporan keuangan dari awal hingga akhir.

Sejarah akuntansi bermula dari adanya catatan kuno tentang transaksi yang ditemukan di Yunani Kuno, Mesie, dan Babilonia pada tahun 3600 SM. Catatan transaksi ini ditulis di atas kulit kayu, batu, daun dan lainnya. Sebab masa itu belum ditemukan kertas. Pencatatan transaksi jaman dulu semakin mudah dengan munculnya angka desimal dari bahasa Arab. Kemudian, di Italia terkenal Double Entry System atau sistem pembukuan ganda yang semakin memudahkan masyarakat untuk membuat laporan transaksi.

Baca juga : Pengertian bisnis

Sistem ini dikembangkan secara langsung oleh para pedagang yang ada di Venesia. Pada tahun 1494, seorang matematikawan menulis buku tentang pembukuan. Buku ini terkenal dan menyebar hingga Eropa Barat. Mulai dari situlah Amerika mengembangkan pembukuan dengan istilah accounting. Sejak itulah akuntansi dikenal oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Sekian informasi mengenai pengertian akuntansi beserta siklus akuntansi lengkap yang bisa kami ulas, semoga bermanfaat.

Keyword:

siklus akuntansi,akuntansi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *