Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli dan Contohnya

Pengertian Motivasi – Tentunya Anda sudah sangat akrab dengan istilah satu ini. Sebab istilah ini dapat saja muncul dari dalam diri Anda, sehingga membuat Anda ingin melakukan sesuatu. Secara harfiah dapat dipahami bahwa motivasi adalah alasan yang membuat seseorang terdorong untuk melakukan sesuatu. Alasan seperti ini dapat dijumpai dalam segala bidang, salah satu contoh dalam hal belajar (pendidikan). Dalam dunia pendidikan sendiri, ada beberapa teori yang mengkaji tentang alasan seseorang untuk mau belajar. Berikut ini beberapa teorinya yang dapat Anda pelajari.

Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli :

Secara etimologi, pengertian motivasi berasal dari kata motif yang memiliki makan sebagai daya penggerak. Sehingga dapat diartikan sebagai daya penggerak bagi seseorang untuk melakukan sesuatu hal. Sementara itu, beberapa ahli juga mengutarakan pendapatnya terkait dengan hal ini.

pengertian motivasi

Pengertian motivasi adalah sebuah daya yang muncul baik dari dalam diri maupun dari luar diri seseorang yang membuatnya untuk melakukan suatu pekerjaan (Dalyono, 2005). Kemudian jika dikaitkan dalam hal belajar, maka pengertian motivasi adalah daya (kemauan) seseorang untuk mau belajar sesuatu. Slameto mempertegas bahwa pengertian motivasi belajar merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk memperoleh perubahan tingkah laku ke arah yang lebih dari sebelumnya.

Dengan demikian munculnya keinginan seseorang dalam belajar dapat berasa dari faktor internal dan juga dari faktor eksternal Terkait dalam bidang belajar ini, ada beberapa teori yang mengkajinya, yaitu sebagai berikut.

5 Teori Motivasi Belajar yang Perlu Diketahui :

1. Teori Motivasi Maslow
Pada dasarnya teori maslow merupakan bagian dari teori humanistik. Menurut teori ini seorang peserta didik dengan kondisi fisik yang tidak stabil, maka akan memiliki kemauan belajar yang rendah, begitu pula jika sebaliknya. Di samping faktor lain seperti sikap menghargai juga dapat mempengaruhi tingginya kemauan siswa untuk belajar.

2. Teori Motivasi Behavioristik
Menurut teori ini, motivasi siswa dalam belajar akan semakin tinggi jika diberikan respon melalui sikap-sikap tertentu. Misalnya sikap yang memberikan penguatan kepada siswa berupa menepuk pundak. Dengan sikap demikian itu, maka dapat menimbulkan kemauan lebih dari dalam diri siswa untuk belajar.

3. Teori Motivasi Kognitif
Teori kognitif ini sangat berkaitan erat dengan kemampuan kognisi yang dimiliki peserta didik. Seorang peserta didik akan memiliki Motivasi belajar yang kuat, jika Ia mengalami kendala dalam belajarnya. Sehingga Ia akan berusaha untuk memahami materi dari proses belajar yang dilakukannya tersebut. Dengan kata lain menurut teori ini, keinginan siswa untuk belajar akan muncul secara alami seiring dengan kebutuhannya dalam memahami materi pelajaran.

4. Teori Sel-Efficay
Teori ini menjelaskan bahwa keinginan peserta didik dalam belajar akan tumbuh sesuai dengan keyakinan dirinya atas kemampuan yang dimiliki (Self-Efficay). Misalnya ketika seseorang yang merasa memiliki kemampuan lebih dalam bidang fisika, maka akan lebih termotivasi untuk menyelesaikan segala persoalan yang terkait dengan bidang tersebut.

5. Teori Expentancy X Value
Kemudian teori motivasi belajar yang terakhir adalah teori Expentancy X Value. Teori ini menjelaskan bahwa seorang peserta didikan akan lebih termotivasi dalam belajar, jika Dia dapat melihat peluang keberhasilannya dalam proses belajar tersebut. Dengan kata lain, ketika peserta didik beranggapan Ia mampu menuntaskan proses belajar tersebut, maka akan muncul sebuah dorongan dari dalam dirinya.

Baca juga : Motivasi belajar

Itulah tadi beberapa informasi terkait pengertian motivasi belajar beserta 5 teorinya. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dalam menambah wawasan keilmuan Anda. Khusus bagi Anda para Guru yang tentunya akan berhadapan langsung dengan para peserta didik.

Keyword:

pengertian motivasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *