UMKM adalah? Pengertian Apa Itu UMKM dan Contohnya

Kepanjangan UMKM adalah usaha mikro kecil dan menengah. Pengertian dari UMKM adalah usaha yang berskala kecil, bersifat padat karya yang melibatkan banyak aktivitas ekonomi dan bisnis baik dari segi teknologi, managemen, investasi dan perlindungan hak cipta. Dilihat dari kepanjangan UMKM, usaha ini berbeda dengan UKM yaitu usaha kecil menengah. Keduanya sama-sama usaha kecil tetapi yang membedakan hanyalah besarnya aset yang dimiliki usaha tersebut. Aset yang dimiliki oleh UKM lebih besar daripada yang dimiliki UMKM.

Pengertian UMKM

UMKM-adalah

Pengertian UMKM adalah dapat diartikan sesuai dengan susunan kata yang ada pada UMKM. UMKM adalah dapat diartikan dari kata usaha mikro yang berarti usaha perorangan atau badan usaha milik perorangan yang diatur menurut undang-undang sesuai dengan kriteria usaha mikro.

Usaha kecil sendiri memiliki pengertian perusahaan perorangan atau cabang suatu perusahaan yang sebenarnya dikuasai oleh perusahaan menengah maupun besar. Usaha menengah adalah usaha perorangan maupun cabang perusahaan besar yang dimiliki oleh perusahaan besar. Contoh UMKM tersebut adalah cabang usaha minimarket di suatu desa.

Ciri Ciri UMKM

Ciri-ciri penting UMKM yang dapat menjelaskan lebih detail tentang pengertian UMKM adalah skala usaha, jumlah tenaga kerja, sumber produksi dan pelaku ekonominya. UMKM adalah suatu usaha atau bisnis yang skalanya kecil dengan maksimum skala usahanya mencapai 1 milyar. Jumlah tenaga kerja UMKM bercirikan kegiatan usaha yang memerlukan banyak tenaga kerja.

Contoh UMKM tersebut adalah industri kerajinan tangan. Umumnya ciri UMKM usahanya menggunakan sumber daya alam yang berada di daerahnya atau bersifat lokal. Menurut data jumlah UMKM di Indonesia 2018, sebagian besar UMKM nya memanfaatkan sumber alam sekitarnya seperti usaha pertanian, perikanan dan kehutanan.

Pengertian UMKM adalah jika ditinjau dari segi skala usahanya merupakan usaha dengan skala relatif kecil. Sehingga banyaknya modalnya seharusnya tidak melebihi angka 1 milyar rupiah. Tetapi pada kenyataannya menurut data jumlah UMKM di Indonesia 2018, bahkan ada UMKM yang mempunyai transaksi ekonomi diatas 50 milyar. Padahal menurut klasifikasi umum, jenis usaha dengan transaksi ekonomi atau omset diatas 50 milyar adalah jenis usaha dengan skala besar.

UMKM sendiri dapat pula diartikan berdasarkan aset yang dimiliki. UMKM adalah suatu usaha mikro dengan aset maksimal 50 juta rupiah. Sedangkan Usaha UMKM dengan jenis usaha kecil maksimal aset yang dipunyai adalah 150 juta rupiah dan usaha yang menengah mempunyai aset sebesar maksimal 10 milyar.

Contoh UMKM

Sumber produksi UMKM adalah berdasarkan sumber lokal dan dari alam sekitarnya. Padahal diharapkan pajak UMKM kebanyakan dapat diperoleh dari sektor pengolahan. Padahal UMKM mencapai 49% menduduki sektor pertanian, peternakan dan kehutanan.

Yang tentu saja akan mengurangi pendapatan negara dari pajak UMKM karena nilainya dari sektor tersebut lebih kecil daripada jika bergerak di bidang atau di sektor pengolahan. Hanya 6% UMKM yang bergerak di sektor pengolahan. Di sektor perdagangan, hotel dan restoran menduduki tempat kedua sebagai usaha favorit UMKM yaitu sebanyak 28%.

Baca juga : CV Adalah

Jenis usaha seperti UMKM adalah jenis usaha yang menyokong perekonomian Indonesia. Hanya saja masih sedikit dari UMKM yang memiliki badan hukum. Padahal ini sangat perlu untuk perlindungan usahanya. Terutama jika jenis usaha ini akan bersaing dengan pasar bebas global. Tentunya hal ini sangat diperlukan bagi UMKM tersebut. Persaingan usaha tidak hanya dari pangsa pasar dalam negeri, tetapi dari luar negeri yang notabene dapat berasal dari negara maju.

Keyword:

apa itu umkm dan contohnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *