Reksadana Adalah? Pengertian dan Tips Berinvestasi Reksa Dana

Pengertian Reksadana – Dalam dunia bisnis, tentunya Anda pernah mendengar istilah reksadana. Reksadana adalah wadah untuk mengumpulkan dana dari investor  dimana dana tersebut selanjutnya diinvestasikan dalam berbagai instrumen. Kemudian dana tersebut akan diolah oleh manajer investasi dalam berbagai portofolio. Reksadana dilakukan berdasarkan aturan pemerintah yang berlaku untuk melindungi berbagai pihak yang ikut serta.

Langkah Memulai Investasi Reksadana

reksadana adalah

Berdasarkan pengertian, reksa dana dapat dikerucutkan menjadi beberapa kata kunci penting. Kata kunci tersebut adalah kumpulan dana dari investor, diinvestasikan dengan instrumen pada porotfolio, dikelola oleh manajer investasi atau biasa disebut MI, dan merupakan instrumen jangka menengah panjang.

Saat ini reksadana telah menjadi pilihan dalam investasi. Siapapun dapat memulai investasi reksadana di beragam bank di Indonesia. Berikut langkah-langkah untuk memulai investasi.

  1. Menentukan tujuan

Sebelum mulai investasi reksadana, Anda perlu tahu apa sebenarnya tujuan Anda mengikuti program investasi. Reksadana adalah investasi yang dapat Anda jadikan sebagai tabungan masa depan. Apakah investasi digunakan untuk dana pendidikan anak, pembangunan rumah, atau biaya hidup masa tua?

Pikirkan terlebih dahulu apa tujuan Anda berinvestasi. Penentuan tujuan akan memudahkan Anda dalam menentukan jangka waktu dan tempat untuk mulai berinvestasi. Jika Anda tidak memiliki tujuan investasi, maka investasi dapat berjalan sia-sia.

  1. Mengenali jenis

Reksadana adalah bentuk investasi yang memiliki keberagaman jenis. Sebelum menentukan reksadana terbaik untuk tempat investasi, Anda dapat mencari apa saja jenis yang tersedia. Beberapa contoh jenis yang ada antara lain pendapatan tetap, pasar uang, campuran, terproteksi, index, saham, penyertaan terbatas, dollar, dan syariah. Jenis yang paling populer adalah pendapatan tetap, pasar uang, campuran, terproteksi, dan saham.

  1. Menentukan jangka waktu

Jangka waktu sangat penting dalam investasi reksadana.  Jangka waktu yang umumnya tersedia di reksa dana adalah 1 tahun sampai 5 tahun. Jangka waktu untuk berinvestasi menyesuaikan dengan kebutuhan Anda dan jenis yang ada.

Jika ingin investasi kurang dari 1 tahun, maka reksadana terbaik yang dapat digunakan adalah pasar uang. Apabila Anda ingin investasi dalam kurun waktu 1-3 tahun, jenis yang sesuai dari berbagai macam reksadana adalah pendapatan tetap.

Jenis reksa dana campuran cocok untuk jangka waktu 3-5 tahun, sedangkan saham cocok untuk jangka waktu 5 tahun. Anda dapat mendapatkan informasi mengenai jangka waktu untuk dari pihak-pihak yang menyediakan investasi tersebut.

  1. Memilih tempat

Di Indonesia terdapat beragam tempat untuk berinvestasi. Anda dapat memanfaatkan layanan reksadana online atau melalui bank. Salah satu bank yang dapat Anda pilih adalah reksadana BCA. Masing-masing memiliki kelebihan tersendiri. Hal terpenting yang harus Anda lakukan untuk memilih tempat investasi adalah legalitas izin yang dimiliki.

Apabila Anda ingin menggunakan reksadana online, maka Anda bisa mencari informasi legalitas izin di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Caranya adalah Anda dapat mengunjungi situs OJK dan memasukkan nama penyedia jasa tersebut. Cara ini juga dapat dilakukan untuk mengetahui penyedia jasa non online. Bank besar, seperti reksadana BCA biasanya memiliki izin yang masih berlaku.

  1. Baca prospektus

Prospektus reksadana adalah manual untuk investasi yang wajib dibaca dan dipahami siapapun yang ingin memulai investasi. Prospektus untuk reksadana mandiri dapat berbeda dengan bank lain sehingga Anda harus menanyakannya.

Baca juga : Obligasi adalah

Reksadana adalah bentuk investasi yang harus diperhatikan dan diawasi dengan cermat. Berbagai penyedia layanan seperti reksadana mandiri, bank lain, atau online dapat menjadi pilihan Anda.