Organ Sistem Ekskresi Pada Manusia dan Hewan + Penyakitnya

Sistem Ekskresi – Menurut buku biologi, sistem ekskresi adalah proses pengeluaran atau pembuangan zat sisa dari hasil metabolisme tubuh. Zat sisa metabolisme bisa berupa gas, zat cair dan zat padat. Sistem ekskresi merupakan peroses pembuangan zat sisa yang bentuknya gas dan cair. Alat dan sistem ekskresi setiap makhluk hidup mempunyai perbedaan.

Jika sistem ekskresi pada manusia zat sisa metabolisme di keluarkan lewat organ tertentu contohnya seperti zat sisi yang berupa gas dan uap air di keluarkan lewat paru paru, zat sisa yang berupa air di keluarkan lewat kulit dan ginjal, dan zat sisa yang mengandung senyawa N di keluarkan lewat ginjang yang bentuknya urine.

Sistem Ekskresi Pada Manusia

sistem ekskresi

Setiap makhluk hidup mempunyai sistem ekskresi dan alat ekskresi yang berbeda dan tergantung pada tingkat organismenya sendiri. Semakin tinggi tingkat suatu organime sehingga semakin rumit sistem ekskresi dan alat ekskresi yang dipunyai.

Sama dengan sebaliknya  apabila semakin rendah tingkat suatu organisme maka semakin sederhana juga sistem ekskresi dan alat ekskresinya. Berikut nama nama sistem ekskresi yang ada di makhluk hidup. Ada beberapa alat sistem ekskresi pada manusia yang dijalankan oleh 4 organ terpenting yaitu.

  • Sistem ekskresi hati

Hati adalah alat sistem ekskresi pada manusia, dikarenakan hati telah mengeluarkan urea dan amona keluar tubuh. Hati yang letaknya ada pada rongga perut bagian kanan dan di bawah diafragma. Hati berwarna merah tua kecoklatan dan mempunyai berat sekitar 2 kg.

  • Sistem ekskresi kulit

kulit adalah salah satu alat sistem ekskresi manusia. Dikarenakan kulit telah mengeluarkan keringat. Keringat keluar lewat pori pori kulit Dan keringat mengandung air dan garam mineral.

  • Sistem ekskresi Paru paru

Paru paru juga menjadi salah satu alat sistem ekskresi pada manuisia, dikarenakan paru paru telah mengeluarkan gas CO2 dan uap air.

  • Sistem ekskresi ginjal

Ginjal menjadi salah satu alat sisem ekskresi pada manusia, dikarenakan ginjal telah mengeluarkan urin dan racun dalam tubuh kita.

Sistem Ekskresi Pada Hewan Invertebrata

Hewan invertebrata adalah hewan yang tidak mempunyai tulang belakang. Hewan invertebrate merupakan hewan yang ukurannya relative kecil dan ada yang mikroskopik contohnya seprti cacing, insec, porifera, coelenterate, dan protozpa. Berikut alat sistem ekskresi pada hewan ivertebrata yaitu :

  • Porifera dan coelenterate, porofera merupakan hewan yang berpori sedangkan cerlenterat merupakan hwan berongga. Porifera dan coelenterate merupakan hewan tingkat rendah. Porofera dan coelenterate mengerluarkan zat sisa metabolisme tanpa ada alat ekskresi tertentu. Porifera dan colenerate mengeluarkan zat berupa CO2 denga cara berdifusi langsung dari sekujur tubuhnya.
  • Protozoa merupakan hewan bersel satu, contohnya yaitu amoeba dan paramecium. Amoeba tidak termasuk dalam animalia tapi Protista, akan tetapi ada beberapa buku protozoa dikelompokkan pada kingdom animalia karena mirip dengan hewan. Protozoa mengerluarkan zat sisa metabolisme tubuh dengan cara berdifusi langsung.
  • Insect yaitu serangga mengeluarkan zat sisa metabolismenya melaului malphigii. Malphigi letaknya dekat usus, ini berguna karena pembuluh malphigi menyerapp zat sisa dari darah dan menyalurkan ke usus kemudian dikeluarkan disana.
  • Cacing dibagi menjadi 3 jenis yaitu Platyhelminthes,nemathelmintes, dan annelida. Ketiga mempunyai sistem ekskersi yang sama. ekskresi cacing mampunyai nama nefrida. Nefrida berpasangan dan letaknya pada setiap segmen tubuh cacing tanah. Negfidia yang berpasangan biasa disebut netanefridia. Sedangkan cacing pipih mempunyai alat ekskresi sel api. Sel api menyerap zat sisa dari tubuh lalu zat sisa dikerluarkan lewat saluran yang bermuara di permukaan tubuh.

Sistem Ekskresi Pada Hewan Vertebrata

Hewan vetebrata merupakan hewan yang mempunyai tulang belakang. Pada hewan jenis ini dibagi menjadi 5 dan sesuai urutan yang paling primitive ke yang paling modern. Berikut alat ekskresi pada hewan vetebrata yaitu.

  • Ikan mempunyai tiga orang yang mempunyai peran sebagai sistem ekskresi yaitu insang , ginjal dan saluran ginitalia yang bermuara di lubang yang sama yaitu urogenital. Sistem ekskresi ginjal merupakan alat yang digunakan ikan kemudian dikeluarkan lewat urogenitalis.
    Sedangkan insang dan kulit memiliki fungsi untuk sistem pernafasan ikan insang akan membuka dan menutup bersamaan dengan membuka dan menutup operculu. Kemudian insang menyaring air yang masuk melaluinya dan mengikat oksigen yang ada dan mengeluarkan CO2.
  • Alat ekskresi pada hewan aphibi dan hewan reptiL memang hampir sama, amfibi merupakan kelompok hewan yang bisa hidup di darat atau di air. Organ ekskris dari amfibi sendiri yaitu ginjal, paru paru dan kulit. Gijal hewan amfobi sama saja dengan ikan yang bermuara di saluran genitalia, bermuara di kloaka. Sama seperti manusia ginjal amfibi menyaring dan membuang zat sisa dari metabolisme yang disebut urin. Sedangkan paru paru dan kulit perannya untuk sistem pernawasan hewan amfibi. Amfibi dilakukan paru paru selama didarat dan diair menggunakan kulit.
  • Alat ekskresi pada hewan reptile yaitu merupakan ginjal paru paru dan kulit. Ginjal yang fungsinya pengeluaran urin. Ada beberapa reptile seperti kura kura yang saluran ginjalnya pendek dan ada ular yang tidak mempunyai kandung kemih yang fungsinya menampung urin dan paru paru dan kulit mempunyai peran dalam sistem pernafasan hewan reptile.
  • Alat ekskresi ada aves yang disebut dengan kloka. Aves sendru merupakan kelompok burung . aves adalah hewan yang sistemnya hampir sama dengan hewan mamalia. Maka dari itu sistem ekskresinya juga mirip dengan mamalia. Alat ekresinya yaitu ginjal dan paru paru.
  • Alat eksresi pada hewan mamalia yang dikenal sebagi hewan yang menyusui karena hewan mamalia memang hewan yang menyusui. Mamalia adalah hewan yang tertinggi. Sistem sistem yang ada ditubuhnya mayoritas sama dengan manusia. Alat ekskresinya sama persis dengan manusia yaitu kulit, ginjal, paru paru dan hati, zat yang dikeluarkan pun juga sama seperti manusia.

Penyakit Pada Organ Sistem Ekskresi Manusia

Sistem ekskresi merupakan sistem pembuangan zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Sama seperti organ yang lain, sistem ekskresi juga akan rentan terkena penyakit. Berikut merupakan penyakit pada sistem ekskresi manusia berdasarkan organnya.

  • Penyakit pada sistem ekskresi ginjal

Ada beberapa gangguan pada sistem ekskresi ginjal seperti albuminuria, batu ginjal, gagal ginjal, diabetes mellitus, radang ginjal, dan diabetes insipidus.

  • Penyakit pada sistem ekskresi hati

Sedangkan beberapa ganguan pada sistem ekskresi hati contohnya seperti hepatitis, penyakit kuning, sirosis hati, kanker hati, dan perlemakan Penyakit pada sistem ekskresi kulit

Jika gangguan pada sistem ekskresi kulit yaitu jerawat, dermatitis, panu, kudis dan eksim.

  • Penyakit pada sistem ekskrsi paru paru

Dan ganguan pada sistem ekskresi yang terakhir yaitu pada paru paru yaitu pneumonia, tuberculosis, asma, bronchitis dan emfisema.

Ragam Informasi Lainnya :
Kebugaran Jasmani K3 Adalah ?
Cerita Fiksi Observasi Adalah ?
Pengertian SOP Global Warming

Demikian tak sedikit penjelasan mengenai pengertian sistem ekskresi pada manusia dan hewan. Semoga dapat membantu pembaca dalam menambah wawasan ilmu pengetahuan maupun informasi, dan semoga dapat dipahami dengan mudah.

Jika ada yang dirasa kurang jelas mengenai materi sistem ekskresi pada hewan dan manusia diatas, silahkan langsung sajka teman teman kirimkan pertanyaan melalui email pada tim kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *